Bercokol ia tiba-tiba
Dengan rayuan pun
tak dapat menolaknya
Tubuh seakan-akan
terikat oleh berton-ton borgol
Perut ini seakan-akan
kehabisan bahan bakar
Pemikiran tinggal setengah watt
Dan kepala ini seakan-akan
tertimpuk ribuan beton
Dengan bermandikan air ketegaran
Sejumlah borgol berkarat dan terlepas
Meski dingin mendera
Dengan makan buah kekuatan
Kupaksakan saja
Meski bahan bakar yang terisi setengahnya
Dengan tidur yang seakan-akan 1000 abad
Pemikiran pun teraliri listrik
Meski cuma 5 watt
Dan kuoleskan saja minyak harapan
Meski kepala seakan-akan
masih tertimpuk ribuan beton
Aku berharap
Agar bisa berperang besok
Meski hanya dengan amunisi tekad
Balek S, 11 September 2011
Jumat, 30 September 2011
KATA-KATA ADALAH KATANYA
Kata-kata adalah bahasa
Semakin rumit kata
semakin tinggi kata itu katanya
Kata-kata adalah puisi
Semakin gendeng kata
semakin indah kata katanya
Kata-kata adalah pisau
Semakin tajam kata
semakin mematikan kata katanya
Kata-kata adalah doa
Semakin dalam kata
semakin keramat kata katanya
Kata-kata adalah diam
Diam dari kata-kata katanya
Balek S, Juli-Agustus 2011
Semakin rumit kata
semakin tinggi kata itu katanya
Kata-kata adalah puisi
Semakin gendeng kata
semakin indah kata katanya
Kata-kata adalah pisau
Semakin tajam kata
semakin mematikan kata katanya
Kata-kata adalah doa
Semakin dalam kata
semakin keramat kata katanya
Kata-kata adalah diam
Diam dari kata-kata katanya
Balek S, Juli-Agustus 2011
SIAPA BERANI?
Siapa berani
aku maling ayam?
Siapa berani
aku mengemis,
memalak,
merampok recehan?
Siapa berani
aku memaksa,
memperkosa?
Siapa berani
aku bicara?
Siapa berani?
Semua mengepalkan tangan
Semua angkat pentungan
Semua angkat senjata
Semua angkat bicara
Siapa berani
Dewan maling uang rakyat?
Siapa berani
Dewan memaksa,
memperkosa,
merampas hak rakyat?
Siapa berani
Aparat memalak,
menggusur?
Siapa berani
Presiden bicara
Siapa berani?
Semua angkat tangan
Semua simpan pentungan
Semua simpan senjata
Semua diam tak berkata
Siapa berani
Tuhan menyuruh?
Siapa berani
Tuhan melarang?
Siapa berani
Tuhan mengutuk?
Siapa berani?
Semua masa bodoh
Balek S, Juli-Agustus 2011
aku maling ayam?
Siapa berani
aku mengemis,
memalak,
merampok recehan?
Siapa berani
aku memaksa,
memperkosa?
Siapa berani
aku bicara?
Siapa berani?
Semua mengepalkan tangan
Semua angkat pentungan
Semua angkat senjata
Semua angkat bicara
Siapa berani
Dewan maling uang rakyat?
Siapa berani
Dewan memaksa,
memperkosa,
merampas hak rakyat?
Siapa berani
Aparat memalak,
menggusur?
Siapa berani
Presiden bicara
Siapa berani?
Semua angkat tangan
Semua simpan pentungan
Semua simpan senjata
Semua diam tak berkata
Siapa berani
Tuhan menyuruh?
Siapa berani
Tuhan melarang?
Siapa berani
Tuhan mengutuk?
Siapa berani?
Semua masa bodoh
Balek S, Juli-Agustus 2011
Langganan:
Postingan (Atom)